5 August 2021 PEPPD

Knowledge Sharing Metodologi dan Pelaksanaan Evaluasi Proyek Portofolio dengan Pendanaan dari Mitra Pembangunan

Share on Facebook Share on Twitter

Knowledge Sharing Metodologi dan Pelaksanaan Evaluasi Proyek Portofolio  dengan Pendanaan dari Mitra Pembangunan

Jakarta - Dalam rangka meningkatkan kualitas evaluasi pembangunan, Direktorat Pemantauan, Evaluasi, dan Pengendalian Pembangunan Daerah (Direktorat PEPPD), Kementerian PPN/Bappenas menggelar diskusi bertajuk Knowledge Sharing Monitoring dan Evaluasi Proyek Pembangunan bersama unit kerja terkait di Bappenas dan mitra pembangunan internasional seperti The World Bank, Asian Development Bank (ADB), dan UNDP pada Jum'at (23/07/2021) secara daring.

Kegiatan knowledge sharing ini dibuka oleh Bapak Dr. Ir. Taufik Hanafi, MUP selaku Deputi Bidang Pemantauan, Evaluasi, dan Pengendalian Pembangunan (PEPP) Kementerian PPN/Bappenas. Hadir dalam diskusi antara lain para pejabat di lingkup Kedeputian PEPP, Perencana Ahli Utama Kementerian PPN/Bappenas, staf lingkup Kedeputian PEPP, dan perwakilan mitra pembangunan (ADB, The World Bank, dan UNDP).

Dalam pembukaannya, Bapak Deputi Bidang PEPP menekankan pentingnya knowledge sharing dalam penguatan pelaksanaan monitoring dan evaluasi pembangunan di masa depan. "Pada masa pandemi saat ini, dibutuhkan sebuah pendekatan yang inovatif dalam mengevaluasi proyek dan menghadapi tantangan seperti keterbatasan data, keterbatasan dalam melakukan kunjungan, interview dan diskusi jarak jauh. Perencana dan evaluator harus bisa memberikan pendekatan yang efisien, relevan, dan hasil rekomendasi yang berkualitas. Itulah mengapa unprecedented challenges require an unprecedented evaluation approach." ujarnya.

Knowledge Sharing Metodologi dan Pelaksanaan Evaluasi bersama Mitra Pembangunan

Bertindak sebagai moderator dalam sesi selanjutnya adalah Ibu Agustin Arry Yanna, S.S., M.A. yang saat ini menjabat sebagai Direktur Pemantauan, Evaluasi dan Pengendalian Pembangunan Daerah (PEPPD), Kementerian PPN/Bappenas. Hal menarik yang disampaikan oleh salah satu narasumber dari Asian Development Bank (ADB), Bapak Said Zaidansyah, adalah bahwa ADB dalam Monitoring and Evaluation (M&E) menggunakan dua pendekatan yaitu Self Evaluation dan Independent Evaluation. Self Evaluation terdiri atas Project Monitoring dan persiapan Project Completion Reports (PCRs) yang dilakukan langsung oleh departemen pelaksana proyek. Sementara itu, Independent Evaluation dilaksanakan oleh unit lembaga independen yaitu Independent Evaluation Department (IED).

Pembicara lain dari The World Bank, Bapak Ade Kuswoyo, menyoroti tentang cara menilai keberhasilan proyek, yaitu dengan menggunkan tools key program rating pada: (1) progress terhadap Project Development Objective (PDO); dan (2) Implementation progress secara umum. Proyek dinilai secara kontinu secara enam bulanan dengan pemberian rating dimulai dari highly satisfactory hingga highly unsatisfactory. Selain itu The World Bank juga menggunakan tools penilaian lain seperti dari sisi technical, substansi, pengadaan, dan monitoring evaluasi.

Lebih lanjut, Bapak Teuku Rahmatsyah dari UNDP dalam knowledge sharing yang dipaparkan menyampaikan adanya batas yang jelas antara proses Monitoring dan Evaluasi. Monitoring dilaksanakan terhadap pelaksanaan proyek. Monitoring bersifat kontinu sedangkan evaluasi lebih bersifat periodik. Pelaksanaan monitoring dilaksanakan oleh pihak internal dan evaluasi dilakukan oleh pihak independen (eksternal). Monitoring dilakukan selama proses implementasi proyek, sedangkan evaluasi dilakukan secara ex-ante, on-going, serta ex-post. Monitoring lebih bersifat process oriented sedangkan evaluasi impact oriented.

Acara diakhiri dengan ucapan terima kasih oleh Ibu Agustin Arry Yanna, S.S, M.A sekaligus apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh narasumber dan peserta yang jumlahnya melebihi ekspektasi panitia sebelumnya. “Ke depan, diskusi seperti ini perlu diselenggarakan lagi untuk menambah wawasan monitoring dan evaluasi pembangunan dengan pelibatan narasumber dan peserta yang lebih beragam” tutupnya. (*PEPPD-2021)

Bahan paparan dapat diunduh pada tautan berikut:

https://tinyurl.com/KSMP23


Artikel Terkait